First name, Susie.
I was 14 years old when I was murdered,
on December 6, 1973.
I was here for a moment.
And then I was gone.
I wish you all a long, and happy life."
Narator kisah ini, Susie Salmon adalah seorang gadis SMP yang berusia 14 tahun,
yang dicegat oleh seorang ria berumur 30'an yang bernama George Harvey, saat sedang pulang sekolah.
Yang membujuk Sussie untuk melihat sesuatu yang menarik di kebun jagung. Karena George adalah
tetangganya, Sussie yakin bahwa pria ini dapat dipercaya.
Namun ternyata, tentangganya ini adalah pembunuh berantai yang berpindah dari satu kota ke kota lain
setelah melakukan kejahatan. Susie akhirnya diperkosa dan dibunuh oleh Harvey di ladang jagung yang tak jauh dari rumahnya,
disamping itu mayat Susie dimutilasi, dan dimasukkan kesebuah kotak brankas besi, dan dibuang kedalam saluran
pembuangan yang tidak jauh dari rumah Harvey.
Susie dibunuh persis pada saat ibunya, Abigail Salmon sedang mempersiapkan makan malam, dan ayahnya,
Jack Salmon sedang memasukkan mobil kegarasi.
Susie akhirnya masuk kedalam alam baka, jiwa Susie terbawa ke surga, dimana dia bertemu dengan Fanny.
Yang menjadi pemandunya disana. Surga dapat berubah menjadi apapun yang diinginkan olehnya.
Dan SUsie menginginkan menciptakan Surga dalam bentuk sekolahnya.
Namun satu hal yang diinginkan Sussie, dia ingin bisa hidup besar didunia. Justru tidak dapat dia lakukan.
Dari Surga inilah Susie bisa melihat keluarganya yang bingung mencarinya. Jack akhirnya menelpon polisi
untuk mencari keberadaan Sussie yang diduga hilang.
Polisi mencari Susie dimana kira-kira dia berada dengan bantuan detektif
muda bernama Len Fenerman. Namun kejadian selanjutnya sangat mengejutkan, untuk semuanya.
Polisi menemukan lengan siku yang diduga milik SUsie, dan polisi menyatakan bahwa Susie telah meninggal karena dibunuh.
Susie melihat kehancuran keluarga dan sahabatnya dari surga, dan dia juga ikut merasakan kedukaan di dalam keluarganya.
Ia mengetahui betapa Ayah, Ibu berserta kedua adiknya sangat kehilangan dirinya.
Betapa teman (Ruth Connors), dan lelaki (Ray Singh) yang menyukainya merasakan dampak dari kepergiannya yang sangat tragis.
Ayahnya yang terobsesi mencari pembunuh anak gadisnya diduga mulai kehilangan akal,
Ibunya yang kehilangan Susie menjadi tersisih saat mulai kehilangan perhatian ayahnya serta kepercayaan dirinya.
Adik perempuannya yang bernama Lindsey, menjadi gadis tertutup dan sulit dipahami.
Serta adik lelakinya yang bernama Buckley masih berusaha memahami apa arti kata "meninggal",
karena usianya baru berumur empat tahun saat Susie dibunuh. Dan pada saat itu pula ia terus menerus menanyakan kakaknya.
Susie melihat Harvey yang berbohong dihadapan polisi, dan keluarganya.Dia terus berlari dalam kejahatan.
Sussie ingin membantu menemukan pembunuhnya, namun ia hanya bisa menonton saat keluarga dan para polisi
mencoba mengumpulkan petunjuk untuk menemukan pembunuhnya.
Bukan hanya keluarganya saja yang terpengaruh oleh kematian Susie, namun Ray Singh, cinta pertama, menjadi tersangka utama.Namun ia segera dilepaskan dari daftar
tersangka ketika alibinya terbukti sempurna. Dan sejak itu di benak Ray Singh tak bisa melupakan kenangan akan Susie dan kematian Susie.
Ruth Connors,salah satu cewek kuper dikelas Susie juga ikut terpengaruh dengan kematian Susie.
Ruth, adalah orang terakhir yang disentuh Susie disaat jiwa Susie meninggalkan Bumi.
Akibatnya Ruth menjadi sangat terobsesi dengan kematian Susie, dan mulai bisa melihat roh orang mati di Bumi.
Ray dan Ruth akhirnya dipersatukan oleh kedukaan dan pemahaman yang terjalin di antara mereka selama bertahun-tahun.
(Sebenarnya di dalam novelnya diceritakan Ruth dan Ray ini akhirnya pacaran, namun difilmnya tak diceritakan seperti itu,
untung saja, mungkin biar penonton enggak semakin sedih kali ya ??)
Susie said :
"These were the lovely bones,
that had grown around my absence.
The connections sometimes tenuous.
Sometimes made at great cost.
But often, magnificent.
That happened, after I was gone.
And I began to see things in a way...
That let me hold the world, without me in it".
| (Susie and Ray) |
Saoirse Ronan : Susie Salmon
Mark Wahlberg : Jack Salmon
Rachel Weisz : Abigail Salmon
Rose McIver : Lindsey Salmon
Stanley Tucci : George Harvey
Susan Sarandon : Grandma Lynn
Michael Imperioli : Detective Len Fenerman
Reece Ritchie : Ray Singh
Judul Buku : The Lovely Bones
Pengarang : Alice Sebold
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta
Wajib nonton, bagus banget alur ceritanya, dan para aktor, dan artisnya bisa menggambarkan sesuai dengan suasana hati sebenarnya.
Bagi orang yang habis mengalami patah hati, atau kehilangan sesuatu yang kalian sayangi, dilarang keras menonton film ini sendirian.

Komentar
Posting Komentar