Untuk yang ketiga kalinya saya mencoba resep Martabak manis, dan menggunakan resep yang berbeda-beda. Kalau menurut saya resep yang paling oke memang ini. Oke dalam artian saya, martabak tetep empuk di keesokan harinya, dan martabak manis bisa bersarang dengan sempurna. Rasanya kalau martabak manis bisa bersarang, berserat itu sesuatu banget deh. Jadi saya pengen share resep yang terbilang gampang ini. Ohh ya ngomong-ngomong sebenernya 1 resep ini bisa dipakai 2 porsi martabak, namun karena ukuran teflon saya terbilang cukup besar (teflon kotak Happy Call KW) dan saya kurang suka dengan martabak manis yang tipis, jadi satu resep saya jadikan 1 porsi saja. Dan hasil ketebalannya seperti digambar itu. Tergantung selera saja mau dijadikan 1 porsi atau 2 porsi, dan disesuaikan dengan loyangnya masing-masing. Ngomong-ngomong pakai loyang/teflon biasa (yang biasanya untuk memasak, so far oke oke saja ) meski hasil bakalan lebih bagus jika menggunakan loyang khusus martabak manis.
Bahan :
- Tepung terigu 200 gram (saya menggunakan tepung terigu protein sedang, Segitiga Biru )
- 20 gram susu bubuk, saya menggunakan dancow vanilla
- 35 gram gula pasir
- 1/2 sdt vanilla extract
- Sejumput garam
- 300 ml air
- 1 butir telur
- 2 sdm mentega/margarin, cairkan
- 1 sdt soda kue
- 1/2 sdm pasta pandan ( jika ingin martabak manis vanilla, pasta pandan bisa dihilangkan)
Topping sesuai selera
Cara membuat :
1. Campur tepung terigu, gula, susu bubuk, dan garam. Aduk dengan whisk hingga tercampur rata.
2. Kemudian masukkan air, vanilla extract, pasta pandan, aduk menggunakan whisk atau spatula hingga tercampur rata.
3. Selanjutkan masukkan telur, aduk lagi dengan whisk hingga rata dan tidak bergerindil.
4. Masukkan mentega cair, aduk lagi
5. Masukkan soda kue, aduk hingga merata. Penampakan akhir adonan setelah semua tercampur seperti ini,
Nah setelah itu diamkan adonan kurang lebih 10 menit, tutup adonan dengan plastik atau serbet bersih.
6. Sembari mendiamkan adonan, panaskan teflon dengan api sedang cenderung kecil. Pastikan teflon benar-benar panas saat mulai menuangkan adonan. Teflon yang tidak benar-benar panas, akan membuat adonan tidak bersarang. Dengan teflon yang benar-benar panas namun dengan api sedang cenderung kecil akan membuat adonan bersarang dengan indahnya. Ketika adonan sudah mulai bersarang, kecilkan api. Perhatikan betul step ini ya, yang paling critical dalam pembuatan adonan martabak manis adalah pada saat proses pemanggangan. Banyak martabak manis tidak bersarang, dan bantet karena ketika teflon belum benar-benar panas, adonan sudah mulai dimasak.
Ketika adonan sudah mulai bersarang seperti pada gambar diatas, kecilkan apinya, agar bagian bawah tidak gosong.
Tutup teflon agar bagian atas matang, 2 menit kemudiat lihat apakah bagian atas sudah mulai matang apa belum, jika matang taburkan gula pasir dipermukaan martabak manis. Lalu tutup kembali, agar gula pasir meleleh.
7. Jika gula pasir sudah meleleh, bagian atas sudah matang, dan bagian bawah martabak manis sudah kecoklatan, angkat.
8. Letakkan martabak di atas talenan, oleskan margarin, lalu beri topping sesuai selera. Saya menggunakan topping keju, meses, dan susu kental manis putih. Banyak sedikitnya topping sesuaikan selera saja.
9. Belah bagian tengah martabak manis menjadi 2 bagian dengan pisau, lalu tumpuk 2 bagian menjadi 1.
Ini penampakan martabak yang saya buat ^-^ kalau memang martabak yang saya buat terlihat terlalu tebal, adonan bisa dibagi 2 ya.

Komentar
Posting Komentar